Mengenal Peranan Torque Converter pada Mobil Matic
Saat mesin berputar, pump impeller akan ikut berputar untuk melempar oli transmisi ke turbine runner. Proses ini membuat transmisi berputar sehingga tenaga mesin bisa diputus dan disalurkan secara otomatis tanpa perlu dikendalikan secara manual.
-
Membuat Mobil Berhenti Tanpa Mematikan Mesin
Pada kondisi tertentu seperti saat bertemu lampu merah, mobil otomatis akan berhenti dengan tuas berada di posisi D atau Drive. Hal ini bisa terjadi tanpa khawatir mesin mati (stall). Mengapa demikian?
Jadi pada proses ini, tekanan oli dalam torque converter akan menurun. Hal ini membuat turbine runner berhenti berputar. Namun, pump impeller tetap bisa berputar. Alhasil, mesin mobil tetap menyala meskipun dalam kondisi diam.
-
Meredam Getaran Mesin
Getaran akan muncul dari mesin saat melakukan pembakaran. Hal ini disebabkan oleh adanya proses kompresi dan ledakan dalam silinder. Namun, getaran ini tidak terasa karena konversi torsi menyalurkan tenaga dengan media oli.
Media oli bisa meredam getaran mesin sehingga tidak merambat ke sistem penggerak roda. Proses ini juga dibantu oleh damper clutch yang mampu menyerap kejutan saat gigi berpindah. Itulah mengapa mobil tetap bisa dikendarai dengan halus.
-
Mencegah Mesin Mati pada Pengereman Mendadak